Lomba dan Giveaway

Cerita di Balik Blog : Blogger Gado-gado Mencoba Menciptakan Peluang

Sabtu, September 26, 2015


Mengingat kali pertama menjadi blogger selalu manis. Karena lewat blog, aku menemukan hal-hal baru, pengalaman baru, teman baru dan ilmu-ilmu baru yang dulunya terlihat ribet sekali. Tapi ternyata ketika memasrahkan diri untuk learning by doing, ndak ada yang terlalu susah untuk dikerjakan. Kuncinya hanya niat dan action

Di penghujung tahun 2012 menjadi titik awal perjalanan ngeblogku. Hampir 3 tahun. Masih balita dan tentunya masih sangat perlu perbaikan di sana sini. Dengan segala up and down -nya, aku beruntung bisa bertahan hingga sejauh ini.

Awalnya, aku membuat blog hanya sebagai sarana untuk memenuhi syarat untuk mengikuti suatu giveaway. Ya, dulu kan pelaksanaan giveaway agak riweuh. Mesti pasang banner atau re-post postingan di blog dan apalah apalah serentetan persyaratan lainnya. Ya udah bikin blog deh. Sekalian untuk media tsurhat (aka curhat) hehe :D

Jujur saja, aku bukanlah orang yang akrab dengan dunia tulis menulis. Hanya sekedar punya diary di masa sekolah, yang diisi dengan cerita-cerita penting ga penting ala aku. Di sini ada peran beberapa sahabat maya yang menginspirasi, terutama kak Artha Amalia. Aku ngekuis ya gara-gara terpengaruh dia, ngeblog pun nurutin dia. Tapi kak Artha ini baik hati, dia nggak pernah marah kalau ada yang ikut-ikutan, dia malah selalu semangat ngasih info menyoal kuis dan giveaway, bahkan lomba blog. Ajaibnya, semakin gencar kak Artha berbagi info dan ibaratnya semakin banyak juga saingan, tapi rezeki lewat dunia maya ini semakin deras mengalir untuk kak Artha. Kami pun mengangkat kak Artha sebagai sesepuh, dengan julukan Ratu Kuis.  



Aku menyebut akhir 2012 hingga akhir 2013 sebagai masa paling berjayaku di dunia blog. Aku bisa sangat produktif menulis dan mengikuti bermacam giveaway. Alhamdulillah banyak yang nyangkut, meski jauuuh lebih banyak yang lolos. Setelah merasa cukup konsisten dan rajin dalam mengelola satu blog, aku membuat dua blog lagi. Rencananya, blog lama akan digunakan sebagai sarana dokumentasi hal-hal pribadi. Sedangkan blog baru akan digunakan sebagai blog khusus mengikuti giveaway dan perlombaan. Dan blog satunya lagi digunakan sebagai blog buku.

Sayang, awal 2014 aku mendapatkan pekerjaan tetap, sebagai penyiar di salah satu radio (dapat kerja, malah disebut “sayang”. Ndak bersyukur ini :p). Jam terbangnya sangat tinggi. Hampir tiap hari siaran. Entah karena keasyikan mengudara atau mulai songong karena udah ngerasain nerima gaji, ngeblog jadi malesan. Yang biasanya sebulan bisa nulis lebih dari dua puluhan postingan, menciut drastis hingga dua sampai lima postingan saja. Bahkan pernah benar-benar hiatus. 

Barulah pada Agustus 2015 ini, aku mencoba untuk bangkit. Diawali dengan menulis review-review buku yang aku baca di blog Ketimpuk Buku. Namanya juga newbie, insiden pun terjadi di segala lini (duh bahasanya). Dari mulai susahnya mengenyahkan rasa malas. Bukan malas baca, tapi males ngetik review, males mikir juga gimana cara nutupin kekurangan buku tersebut. Terlebih kalau kita nggak suka sama bukunya. Alhasil, sejak rutin ngereview buku, aku nggak pernah lagi ngedon lama-lama di sosmed. Atau main Get Rich sampai pegal. Dampak positifnya, aku ngerasa waktu yang aku punya jadi lebih produktif. 

Tapi nggak sebatas itu aja dong ceritanya. Pernah suatu hari aku dimention via twitter sama penulis yang aku review bukunya dan dikasih note SPOILER. Mweh. Dudul banget. Saking excited sama novelnya, aku malah ceritain dengan berkobar-kobar bagian yang sebenarnya nggak boleh diceritain. Salah fatal. FATAL. 

Lalu, karena sekali lagi aku ini cuma reviewer butiran debu pendatang baru, aku masih ngeraba-raba the real of me dalam menulis review. Karena ngerasa suka sama salah satu review seorang teman yang udah lama jadi blogger buku, aku pun niru model review macam tulisan dia, karena menurutku enak bacanya. Ndilala, aku pun sukses dihujat sebagai tukang niru. Hiks. SEDIH SEKALI HATI BARBIE! Padahal cuma niru polanya, bukan isinya (kalau itu mah udah kelewat parah yaks, PLAGIAT). Yo wis. Aku yang salah lah intinya. *sungkem*
 

Belajar jadi blogger buku
Sedih? Iya dong. Mogok ngereview? IYA. Mhahaha! :D Untuk sementara waktu tapi ya. Intan mah gampang sedih, tapi juga gampang seneng dong. Ngapain juga berlarut-larut dalam kesedihan? Rugi. Buang-buang waktu. Daripada sedih nggak kelar-kelar mending nulis bahasan lain dulu. Siapa tau hatinya lekas fresh, lukanya cepat pulih, semangat kembali berkobar-kobar. Yang jelas, jangan pernah berhenti berusaha untuk ciptakan peluangmu ya, temans. Kita nggak pernah tau kapan giliran semesta menimpuk kita dengan serangkaian keberuntungan yang manis. Pokoknya terus semangat. Hiyat!   

Blog Ketimpuk Buku juga sebenarnya ingin ku jadikan sebagai lahan bisnis kecil-kecilan. Sebagai wadah jual beli buku second kualitas bagus. Pernah beberapa kali posting jualan dan ada pesanan. Rasanya seneeeng. Meski untungnya hanya lima ribuan. Tapi karena malas yang dipelihara akhirnya mogok jualan beneran. Hobi kok ya mogok! :p

Tapi pas lihat Tokopedia.com, mall online keren itu. Niat jualan kembali membara. Iya loh, baru sadar kalo ternyata aku nggak cuma bisa jajan-jajan cantik di sana, melainkan membangun toko maya dan GRATIS? WHAT? GRATIS? Pasti mupeng kan dong dong dong! Peluang banget kan. Rencananya, aku mau jualan buku di sana.

Lanjut ngomongin blog yess! Sebenarnya, sepanjang jadi blogger, aku sempat beberapa kali tersangkut masalah. Pernah nyaris diperkarakan gara-gara bikin postingan menyoal gaji penyiar di dua radio swasta, tempat aku bekerja sebelumnya. Aku dituduh membuka aib instansi tersebut. Aib? Padahal aku sama sekali ga nganggap nominal gaji aku dulu sebagai aib loh. Serius! Tapi salahku juga sih, terlalu gamblang menyebut nama instansi dan nominal gaji setiap bulannya. Catet, nggak boleh terlalu detail kalo ngobrolin gaji di blog. CATET.

Terus pernah juga mau sok-sok jadi food blogger. Ceritanya ngereview tempat nongkrong yang lagi ngehits di kota Bengkulu ini. Alhasil, pageview meningkat pesat. Tapi ndak lama, aku kena bully di instagram sama si owner tempat nongkrong tersebut. Aku dibilang bikin review negatif hanya karena bilang harga makanannya mahal. Ya ampuni aku DJ! Padahal selain bilang kekurangannya aku juga full bahas kelebihannya loh. Rusak pujian sebelanga gara-gara bablas bahas kekurangan setitik.

Kejadian-kejadian kurang mengenakkan itu emang sempat bikin aku mogok ngeblog. Kadang sempat terpikir, “yaelah Intan, ngapain sih ngeblog. Nyari perkara aja lu mah!” Tapi kalo inget sensasi bahagia setiap kali nekan tombol publish, pikiran jelek itu langsung musnah.

Lagipula, banyak hal-hal yang aku syukuri selama kenal dunia blogging. Banyak artikel-artikel bagus yang bisa dilahap secara GRATIS lewat blogwalking. Ketemu teman-teman baru yang menginspirasi. Sekali dua kali dapetin hadiah gara-gara nulis di blog. Sekali dua kali dapat kesempatan nulis dan dibayar lewat tawaran job review. Sekali dua kali dapat ucapan terimakasih via blog gara-gara artikel-artikel yang ditulis dengan penuh kesotoyan itu.

Nah loh, sekarang terserah, mau fokus sama pengalaman baik atau buruk?

Yeps. Dan finally aku sadar, ngeblog ibarat perjalanan hidup, yang membutuhkan proses pembelajaran sepanjang waktu. Barangkali kita bakal nemu kejadian-kejadian nggak mengenakkan selama ngeblog. Tapi nggak semestinya menjadikan kita pengecut yang ninggalin blog-blog kita begitu aja. Kalau salah ya minta maaf, perbaiki diri, jangan diulangi lagi. Kalau bener ya jangan lekas puas, jangan jadi sombong dan berasa jadi trendsetter yang suka dengan angkuh nunjuk blogger-blogger pendatang baru dengan kata followers. Please, di atas langit masih ada langit. Orang sombong cuma bakal nyungsep ke kolong.

Ngeblog itu banyak manfaatnya, temans

Beberapa upaya yang akan aku lakukan agar bisa menjadi HAPPY BLOGGER seutuhnya:

1. Menulis dengan hati. Berawal dari hal-hal yang disukai. Karena ngeblog ini adalah aktivitas menyenangkan, jangan sampai ternodai karena kita maksain untuk ngebahas hal-hal berat yang sama sekali nggak kita pahami. Just enjoy. Setiap tulisan akan menemukan pembacanya masing-masing.

2. Sesekali ikutan giveaway ataupun lomba blog. Buatku pribadi, ikut kompetisi ini bak candu. Kalau menang, ketagihan. Kalau kalah, penasaran. Lagipula percayalah, beda rasanya dapat barang atau voucher makan dari hasil berpeluh-peluh menulis (mulai lebay.) dibandingkan dengan beli sendiri. Sensasinya beda. Percayalah percayalah!

3. Lebih dari sekedar sarana menyuarakan isi hati sekaligus berburu rezeki, ada satu lagi niatan ngeblog yang harus dijaga kemurniannya : berbagi. Jadi mbok ya kalau nulis curhatan jangan sempit-suramnya perasaan aja, tapi belajar juga menyuarakan sugesti-sugesti positif lewat tulisan. Jangan sampai yang kesasar di blog kita bawaannya jadi mellow. Jangan! Berusahalah selalu cheerfull agar peluang-peluang keren nggak punya alasan lagi buat nolak nyambangin kita.

Keep blogging, keep inspiring, ya temans. Meskipun di balik sebuah blogpost yang sederhana, ada perjuangan berdarah-darah hingga menguras airmata. :D


You Might Also Like

31 komentar

  1. Tiga tahun mah lama, Mbak. Saya baru dua tahun. Lancar, aman terkendali tulisannya. Semoga sukses, ya, Mbak ...

    Salam kenal dan salam santun

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi vakumnya juga lama mak. Hehe. Tadi aku kirain 2 tahun beneran loh :p
      Salam kenal kembali maksay. Nanti aku kunjungan balik ya xD

      Hapus
  2. Menjadi newbie di komunitas tertentu itu memang nggak pernah terasa enak loh. Ada aja bahan sindirian, bully-an dari para 'senior' itu. Salah dikit, nyeleneh dikit, langsung jadi bahan omongan. Adaaaaaa aja yang salah di mata mereka. Yah, mentang-mentang mereka udah lama nyemplung dan berasa superior kali yes. Udah sering inih ituh inih onoh kucrut, trus merasa expert deh.

    Mending loh, Tan, itu kamu diomonginnya secara langsung. Yang nggak enak tuh kalau disindir-sindir. Bikin penasaran, "ini orang ngomongin gue apa bukan sih? Tapi fakta yang dibeberin sama kayak gue! Dia kan tau juga tentang gue. Tapi kalau ditanya nanti dikata sensian pulak. Dibilangnya nuduh pulak." Dih, malesin bingit kan! -_-

    Good luck deh blogpost-nya. Pengin ikutan giveaway-nya tapi blogku cuma satu dan itu pun riwayat hidupnya baru seumur jagung. Belum ada pengalaman yg 'wah' dibaliknya. Minder ah sama sesepuh. Hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mahahaaaa asli kak Aya! Bikin nyesek & bikin down sedikiiitttttt. Tapi jadiin pembelajaran aja deh. Kalo emang ada salah di kita, yowis perbaiki diri. Trus ntar kalo kitanya udah senior, jangan malah nerusin jadi sikap yg macam begitu.

      Makasih ya kak Aya, komennya bikin adeeeemm :))

      Ohya, kalau boleh muji, aku suka sama jawaban-jawaban kak Aya pas ikutan giveaway. Ga pernah asal-asalan. Sukaaaaa!

      Ikutan aja gih, kak. Hadiahnya cakepss semua xD

      Hapus
    2. Iya bener, jadiin pembelajaran aja, koreksi diri. Tapi ada baiknya kalau mereka itu nyampeinnya secara baik-baik biar enak juga diserap oleh otak dan hati. Trus nggak usah pula pake banding-bandingin dengan mereka segala. Kan udah tahu kite ini newbie, eh malah makin dipojokin dengan ngebandingin sama yang senior. Duh. Amangtaheee... mana seimbang. *ngelus dada rata*

      Yah, kapan-kapan aja deh ikutannya. Beneran nggak punya story di balik blogku. Timing-nya lagi nggak pas banget nih. Lagi ngejer setoran review. Sekalian hunting for another chance to get some gretongan. Haha.

      Hapus
    3. Mhahahaaaa.. Jadi malesan kan jadinya kalo udah dibegituin. Tapi ya udah sih, di mana pun itu emang selalu ada tukang bully. SELALU ADA. Tinggal kitanya lagi yang harus nentuin sikap.

      Oke kak. Ganbatte ya! Apapun itu, pokoknya semoga tetap produktif! :)

      Hapus
  3. sama dong saya mulai ngeblog juga akhir 2012 hehe... udah mau 3 tahun aja... dan mengenai review buku, saya paling gak bisa hihihi... baru sekali nge review buku. itupun buku yg saya sangat suka :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya mak, kita kan nongol barengan. Tapi bedanya mak Santi produktif, akunya malesan xD

      Aku juga ga bisa loh mak, tapi sok dibisa-bisain :p

      Hapus
  4. ulalaaa... pertama kalinya blogging, lgsg krumahmu ini. ngecek gmn intan skrg, udah sekece apaaa? :D agak kaget jg pas baca kalo km ada yg ngomongin. sabaaaar. saya mah udah srg dgituin. tp gapapah, makin terkenal #eehhh

    saran yg baguuuus. yuuuk ngblog lg dg lbh positif ^^ saling dukung yaaak. cemunguth!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kaaaakk! I miss you so much tauuuk. Ayo kak, kita ngeramein dunia maya lagi.

      Iya loh, padahal aku kerjaannya jadi follower kak Tha mulu dari dulu, tapi kak Tha ga pernah nyindirin aku adabrah aabraahh.. Malah akhirnya bergandengan tangan ikutan kuis atau giveaway *halah

      Yukklah semangaaaattt! :)))

      Hapus
  5. wah 3 tahun waktu yag cukup mematangkan pengalaman berkelana di dunia blog..
    saya mah setahun aja belum. kadang masih suka kepoin dan silent reader aja...cz masih buta sama sekali tentang blog..

    semoga jadi yang terpilih yaa
    salam santun :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tiga tahun sejak bikin blog mak. Terlalu banyak vakumnya xD xD

      Aku juga masih berusaha membakar semangat plus musti belajar banyak juga ini mak. Semangaaatt!!

      Aamiin. Ayo mak ikutan juga xD

      Hapus
  6. Aku juga blognya gado-gado bangad nih.

    BalasHapus
  7. Aku ngeblog dari 2007-2008 trs vacum baru aktif lagi taon ini.. omaiGod... hehehe..
    Mba uda ikutan GA aku belommmm

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahhh vakumnya lamaaaa ya mak xD beluuuumm.. Segera meluncuurrr

      Hapus
  8. Waah aku malah pengin bisa ngreview buku.Sayangnya kenapa sepertinya susah sekali yaa....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Susah susah gampang mak xD xD
      Yukk dicobaaaaa ^^

      Hapus
  9. Hehehe iya saya juga pernah mengalami seperti ini. Newbie menmang kadang tidak nyaman. Saya aja masih perlu banyak belajar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, mas. Tapi kalau tekun ngeblog, kan someday kita bakal naik pangkat. Dari newbie ke ___________ *senior kali ya. Wkwk

      Yuk semangat belajar! :)

      Hapus
  10. 3 tahun udah lama itu, Tan. ayo diupgrade impiannya, misalnya pengin blognya bisa menghasilkan pundi2 uang rutin setiap bulan. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak Ila. Kebanyakan vakum nih xD
      Mau dong dapet pundi-pundi dolar setiap bulan. Hehe xD xD

      Hapus
  11. 3 blog dan semuanya ramai itu jempol banget lhooo
    semangat ngeblog, mareeee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihiii.. Lagi berjuang biar semuanya ramai, mak.
      Semangaaaaatttt! :)

      Hapus
  12. Iya si Artha itu emang ratu kuis hihihi
    tentang menulis review negatif, saranku diperhalus saja kata-katanya...aku dulu pernah juga gitu, belanja trus sebel nulis deh...ehhh ada lomba blog ditempat itu ya ga menanglah xD
    untuk jangka panjang dek :)
    semangat ya..semoga menang :*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihiii iya mak Echa. Sekarang kalo nulis apa-apa,lebih memfokuskan diri pada bagian positifnya :D
      Makasih yaaa mak, aku suka loh baca-baca tulisan dirimu. Terlebih yg untuk lomba. Kreatif abis. Kereeeenn! :))

      Hapus
  13. Ya ampun Intan.. aku udah lama gak main ke sini.. Headernya masih itu? :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sibuk jelong-jelong niyeee :p masih dongg.. Dengan banyak alasan. Tapi alasan utamanya karena aku ga bisa bikin header kak :3

      Hapus
  14. Intan seru sekali sih kisah ngeblognya hehehe... Semangat ngeblog terus ya, ga usah ngambek2an lagi. Dinikmati saja perjalanan ngeblognya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe. Makasih mak Uniek. Iya, ngambeknya cuma sebentar, terus semangat lagi xD

      Hapus

Makasih udah baca, tinggalin jejak dong biar bisa dikunjungin balik ^^

Fanspage Intan

Update via Email



Blogger Bengkulu

KEB

Warung Blogger

Warung Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan