Along the Road



Hai, apa kabar?

Apa kesibukanmu saat ini?

Apakah kau sama gelisahnya sepertiku? Menjalani 7,5 jam di kantor dengan perasaan tersiksa? Memaki-maki takdir yang seolah mempermainkan masa depan kita?

Ah. Menyesal juga ya kenapa harus jadi mahasiswa taat yang dirundung kecemasan saat tak kunjung tamat di tahun ke-4 kuliah. Lantas bergerak cepat untuk menamatkan kuliah 4 bulan kemudian. Keputusan yang (sepertinya) keliru, karena ternyata dunia yang terbentang selepas wisuda tak semenyenangkan yang kita bayangkan.

Kita membayangkan..

Kerja sesuai passion
Gaji besar, cukup untuk membiayai belanja-belanja baju, jajan-jajan lipstick, kongkow-kongkow kece, beli-beli buku
Tinggal di kota yang serba ada
Bahagia.



Nyatanya..

Kerja tak sesuai passion
Gaji sekedar cukup untuk bayar kost dan beli nasi padang sehari dua kali, bonus pulsa internet yang merengek 2 kali diisi dalam sebulan.
Tinggal di kota kecil yang tak serba ada
Senang mengeluh dan tak bahagia

Masa depan kita terlihat menyedihkan, ya?
Apa kau sependapat?

Beban di pundak terasa semakin berat.
Apa kau sepakat?

Aku sempat berpikir untuk menyudahi cerita sialan ini. Merengek minta disekolahkan lagi. Setidaknya saat menyandang status S2, aku tak perlu memusingkan gaji yang seadanya, usah memusingkan jam kerja yang menggila. Persetan dengan passion, karena nyatanya sekedar bakat tak cukup untuk membuat secangkir kopi keberuntungan lezat.
Apa kau pernah memikirkan hal serupa?

Untuk menunda penderitaan. Untuk berlindung di balik kenyamanan.

Nyatanya, baik aku atau kau tak pernah cukup nekat untuk keluar dari labirin. Kita belum bisa mengandalkan tarian jari di keyboard yang hanya menghasilkan ratusan ribu rupiah. Kita belum bisa memikirkan jalan keluar selanjutnya. Kita terjebak di antara satu kebutuhan lalu lompat ke kebutuhan lain.

Aku harap kita bisa melihat titik terang di ujung lain. Titik terang yang akan menyudahi cerita tak indah tentang masa depan. Aku ingin suatu hari kelak kita bisa menikmati setiap detik yang kita punya. Mengecap bahagia untuk setiap lembar rupiah yang kita terima. Karena hidup bukan sekedar kewajiban untuk menyudahi perjalanan. Kau dan aku berhak bahagia. Pada suatu masa. Yang semoga tak lama lagi.

1 comment

  1. Kami adalah perusahaan yang terdaftar, meminjamkan uang kepada orang-orang yang membutuhkan bantuan keuangan mendesak, dan mereka yang telah ditolak kredit dari sana bank karena skor rendah kredit, pinjaman bisnis, pinjaman Pendidikan, mobil pinjaman, kredit rumah, kredit perusahaan (dll), atau untuk membayar utang buruk atau tagihan, atau yang telah scammed oleh pemberi pinjaman sebelum uang palsu? Selamat, Anda berada di tempat yang tepat, dapat diandalkan Pinjaman Perusahaan Ibu Kelly untuk memberikan pinjaman dengan tingkat bunga yang sangat rendah dari 2% telah datang untuk mengakhiri semua masalah keuangan Anda sekali dan untuk semua, untuk informasi lebih lanjut dan pertanyaan hubungi kami melalui email perusahaan kami: kellywoodloanfirm@gmail.com
    Terima kasih
    Terima kasih dan Tuhan memberkati
    Ibu kelly

    ReplyDelete

Makasih udah baca, tinggalin jejak dong biar bisa dikunjungin balik ^^